Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Sarung Tangan Kiper Bukan Sekedar Penghangat Tangan

Sarung Tangan Kiper Bukan Sekedar Penghangat Tangan


Kiper diperbolehkan memakai sarung tangan dan boleh juga tidak memakainya. Sarung tangan kiper bukan perlengkapan yang diwajibkan dalam regulasi FIFA. Warna yang diperbolehkan untuk sarung tangan pun bebas asalkan tidak sama dengan warna jersey yang dipakai.

Sarung Tangan Kiper Bukan Sekedar Penghangat Tangan

Awalnya sarung tangan kiper menggunakan bahan wol, pada perkembangannya disempurnakan dengan bahan kulit, karet, hingga dilengkapi dengan pelindung tambahan untuk bagian jari-jarinya. Tujuannya mencegah jari membengkok dan cedera pada jari-jari. Sarung tangan kiper bukan hanya sekedar penghangat. Namun juga sebagai pelindung seperti halnya deker. Produsen sarung tangan juga selalu berinovasi dalam pembuatan sarung tangan kiper.


Sarung Tangan Kiper Bukan Sekedar Penghangat Tangan

Pada Maret 2017, Petr Cech dari Arsenal menarik perhatian pers Inggris setelah mengenakan sarung tangan Puma evoDISC untuk pertandingan melawan Liverpool. Keunggulan sarung tangan ini yaitu baigan punggung tangan dilapisi lateks sebagai pelindung, tidak hanya itu dibagian pergelangan tangan dilengkapi dengan sistem evoDISC untuk menyesuaikan dan mengencangkan sarung tangan. Berbeda dengan sarung tangan pada umumnya yang menggunakan velcro untuk mengencangkan sarung tangan.

Hampir semua produsen alat olahraga berlomba-lomba berinovasi dalam pembuatan sarung tangan. Teknologi yang dipakai semakin mutakhir dan dibalut dengan  unsur fashion sehingga sarung tangan kiper terlihat keren di atas lapangan pertandingan.

Post a Comment for "Sarung Tangan Kiper Bukan Sekedar Penghangat Tangan"