Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Tips Mendaki Saat Musim Kemarau

 

Tips Mendaki Saat Musim Kemarau

Musim kemarau merupakan saat yang tepat untuk melakukan kegiatan luar ruangan, salah satunya kegiatan mendaki gunung. Saat musim kemarau cuaca cenderung cerah, pendaki pun akan terhindar dari ancaman cuaca buruk seperti hujan lebat, badai, dan petir. Hal ini akan menjadikan kegiatan pendakian semakin menyenangkan.

Namun ada yang perlu diperhatikan saat melakukan pendakian di musim kemarau. Berikut ini tips mendaki gunung saat musim kemarau.

Tips Mendaki Saat Musim Kemarau

1. Pilih Gunung Yang Tidak Terlalu Rawan Kebakaran

Pilihlah gunung yang tidak terlalu rawan akan bahaya kebakaran. Namun hampir semua gunung di Indonesia rawan kebakaran saat memasuki puncak kemarau. Tapi Anda bisa melihat track record gunung yang jarang terjadi kebakaran untuk Anda pilih.

Selain itu Anda juga bisa melihat info terkini tentang gunung-gunung yang akan Anda daki. Demi keselamatan dan keamanan, jangan memaksakan ego. Sebaiknya pilih destinasi pendakian yang sekiranya lebih aman dari kebakaran. Tundalah pendakian apabila keadaan tidak memungkinkan untuk melakukan kegiatan pendakian.

2. Bawalah Jaket Berbahan Polar dan Windproof

Saat musim kemarau gunung akan terasa lebih dingin, bahkan dimalam hari dan dini hari bisa udara di gunung bisa menusuk tulang, karena saking dinginnya. Pada saat puncak kemarau, di beberapa gunung Indonesia pernah diselimuti butiran-butiran es pada pagi harinya.

Bawalah jaket berbahan polar dan windproof untuk menjaga tubuh Anda tetap hangat dari hawa dingin dan terpaan angin yang kencang. Selain itu bawalah sleeping bag, baju ganti, tenda, dan emergency blenket.

3. Persiapkan Masker

Masker disini bukan masker wajah ya, tapi masker untuk melindungi hidung dan mulut dari debu. Saat musim kemarau tentunya tanah di gunung akan lebih kering dan berdebu. Selain masker, Anda juga bisa membawa kacamata untuk melindungi mata dari paparan debu dan sinar matahari tentunya.

4. Jangan Melakukan Kegiatan Yang Menyulut Kebakaran

Usahakan untuk tidak melakukan kegiatan yang berpotensi terjadinya kebakaran. Ilalang dan rerumputan di gunung akan mengering ketika musim kemarau, dimana ini akan lebih mudah terbakar.

Jika Anda ingin membuat api unggun untuk menghangatkan badan, usahakan jauh dari ilalang dan rerumputan. Bersihkan area sekitar api unggun dari potensi kebakaran, jangan lupa matikan api jika sudah tidak dibutuhkan. Untuk Anda yang perokok, simpanlah puntung rokok Anda dalam wadah khusus yang nantinya dapat Anda buang di tempat sampah saat turun dari gunung. Jangan membuang puntung rokok sembarangan. Kerana selain menjadi sampah juga dapat berpotensi kebakaran.

5. Bawalah Persediaan Air Bersih Yang Cukup

Saat musim kemarau banyak mata air digunung yang mengalami penyusutan debit air, bahkan banyak yang tidak keluar. Untuk itu bawalah persediaan air bersih yang cukup selama pendakian. Jangan sampai saat mendaki Anda kekurangan cairan dan mengalami dehidrasi yang sangat parah.

Post a Comment for "Tips Mendaki Saat Musim Kemarau"